11 Strategi Branding Yang Bakal Melejitkan Merek Bisnis Anda

0
57

Mengembangkan merek (branding) bisnis Anda adalah salah satu langkah paling penting dalam memulai bisnis. Hanya dengan miliki merek inilah maka pelanggan akan mengingat produk Anda sehingga membuat bisnis Anda mampu memenangkan kompetisi bisnis.

Anda dapat menggunakan strategi branding yang kami ulas lengkap pada artikel kali ini untuk membangun merek bisnis Anda.

Menemukan ide yang tepat untuk memulai bisnis kecil adalah langkah pertama dalam upaya membangun bisnis startup Anda. Tantangan berikutnya adalah membangun merek yang akan diingat orang dalam jangka waktu lama – bahkan untuk selamanya.

Gagasan cemerlang Anda bersaing dengan ide-ide besar orang lain untuk memenangkan hati para konsumen. Bagaimana Anda bisa membangun merek Anda dengan cara yang akan membuat Anda tetap di benak konsumen Anda?

Branding Strategy atau Strategi Merek didefinisikan sebagai rencana jangka panjang untuk menetapkan identitas perusahaan Anda dengan pelanggan dan target pasarnya.

Strategi branding yang baik tersedia di semua area bisnis Anda dan menargetkan tujuan tertentu. Berikut ini cara mengembangkan strategi branding untuk bisnis Anda yang baru didirikan:

1.Mulailah dengan logo yang bagus

Logo membedakan bisnis Anda dari yang lain yang menjual produk dan layanan serupa.

Sifat gambar dari sebuah logo – bahkan jika itu hanya sebuah kata-kata – akan membantu pelanggan mengingat Anda dan membantu mereka berpikir bahwa bisnis Anda adalah bisnis yang mapan dan terkemuka.

Logo Anda harus memiliki tampilan profesional dan, secara opsional, menyertakan gambar yang terkait dengan satu atau lain cara dengan industri Anda.

Jika Anda menguasai seni grafis, sebaiknya logo Anda dapat merancang sendiri logo bisnis Anda. Anda juga dapat mencari layanan pembuat logo perusahaan di internet, saat ini sudah banyak situs online yang menawarkan layanan ini dengan harga pantas.

Setelah Anda memiliki logo, pastikan untuk memasukkannya dalam segala yang terkait dengan bisnis Anda. Logo tersebut harus ada di situs web Anda, halaman media sosial, kartu nama, kop surat, amplop, selebaran, hadiah, dan iklan cetak.

Cobalah untuk memikirkan warna logo Anda sebagai warna merek Anda, dan gunakan warna-warna tersebut yang sesuai (seperti situs web Anda).

2. Buat slogan bisnis Anda

Slogan (juga disebut tagline) adalah frasa yang sangat singkat yang mengungkapkan bisnis Anda dan – yang lebih penting – hasil yang menguntungkan yang diperoleh pelanggan dari perusahaan atau produk Anda.

Ketika Anda membuat slogan, ada baiknya membedakan perusahaan Anda dari orang lain dan membuatnya lebih mudah diingat.

Slogan StarterBisnis, “Media Informasi Bisnis dan Entrepreneur”, contoh lain: Yahama Motor “Semakin di Depan.” Gunakan slogan di mana pun Anda menggunakan logo Anda dan pertimbangkan untuk membuat versi logo Anda yang menyertakan slogan.

3. Lakukan dengan gerak cepat

Kesadaran merek merupakan inti dari ilmu pemasaran, dan sementara media sosial dan bentuk pemasaran digital lainnya telah menambahkan opsi baru, namun tidak ada yang berubah meskipun medianya bertambah.

Orang-orang yang bergerak paling cepat dalam pemasaran biasanya yang paling sukses.

Jangan sampai teknologi membuat diria Anda tertipu, semua tergantung Anda sendiri. Pemasaran online hanyalah salah satu dari semua strategi jaringan dan offline Anda.

Strategi pemasaran konvensional tidak mati di era digital, dunia internet hanya tambahan saja.

Sebagai pengusaha Mark Cuban mengatakan, “Bekerja seolah-olah ada seseorang yang bekerja 24 jam sehari untuk mengambil semua ini.

4. Manfaatkan pelanggan setia Anda

Anda tidak harus sendirian dalam bergerak cepat ketikda membangun merek bisnis. Anda tentu dapat menggunakan penggemar atau pelanggan setia Anda.

Dalam periklanan modern, mereka adalah “pendukung merek”. Mereka mungkin memiliki pengalaman yang mengesankan sehingga mereka membicarakannya secara online kepada banyak orang.

Manfaatkan orang-orang seperti ini.

Anda dapat menawarkan produk gratis atau komisi (afiliasi) atas rujukan mereka kepada orang lain untuk memberl produk atau layanan Anda.

5. Gunakan endorse

Apakah Anda tahu bagaimana Uber berkuasa? Perusahaan mencari nama-nama besar dari media sosial yang berpengaruh dan menawarkan tumpangan gratis.

Anda mungkin tidak memiliki kekuatan pemasaran untuk mengundang Syahrini atau nama terkenal lain ke dalam media sosial, tetapi blogger lokal dan regional yang sukses juga dapat dimanfaatkan.

6. Gunakan infografis

Anda tentu pernah melihat infografis dimana ilustrasi ini penuh dengan fakta dan informasi berharga lainnya.

Jika perusahaan Anda berada dalam industri konsultan atau industri profesional lainnya, tambahkan nilai informasi bisnis Anda dan buat infografik yang dapat dibagikan yang diisi dengan fakta dan angka yang ingin diketahui calon klien Anda.

Lakukan dengan sangat baik, jika Anda tidak dapat mendesain pekerjakan seseorang yang ahli dalam infografis untuk mendesainnya.

7. Sponsori acara komunitas

Banyak bisnis kecil telah memasang logo mereka di program sekolah menengah atas, acara lomba 17 Agustus, atau acara komunitas berharga lainnya.

Masalahnya adalah logo Anda saja tidak cukup.

Jangan hanya mensponsori acara, tunjukkan diri Anda! Bawalah air jika itu acara olahraga, yang paling penting, temui orang-orang.

8. Gunakan iklan media sosial

Jika Anda ingin memasarkan bisnis Anda kepada calon pelanggan, Anda perlu beriklan. Jika Anda tidak memiliki anggaran untuk iklan berbayar, peluang mendapatkan traksi sangat tipis.

Bahkan Rp. 500ribu per bulan untuk iklan media sosial lebih baik daripada tidak sama sekali.

9. Bekerja sama dengan perusahaan lain

Perusahaan lain yang – mungkin – datang dan pergi ke perusahaan Anda mencoba untuk menjaga keberadaan mereka di depan pelanggan mereka juga. Jelajahi cara strategis untuk bermitra dengan perusahaan lain dengan saling melengkapi satu sama lain.

Pembuat situs web dapat bermitra dengan produser video untuk membuat konten untuk satu sama lain atau tukang ledeng dan tukang listrik dapat beriklan bersama sebagai solusi lengkap untuk seseorang yang ingin merenovasi rumah mereka.

Membagi biaya iklan merupakan cara murah untuk membawa merek Anda ke lebih banyak orang daripada Anda melakukannya sendiri.

10. Pasang iklan email di tempat kerja

Sebuah laporan baru-baru ini di Adweek mengungkapkan bahwa 49% orang masih lebih memilih merek untuk menghubungi mereka melalui e-mail.

Anda dapat menggunakan media sosial, pesan teks atau panggilan telepon, tetapi semua media ini ini hanya menyumbang 22% dari pilihan pertama, yaitu e-mail.

Lihatlah, Get Response MailChimp atau salah satu platform pemasaran email lainnya untuk memulai.

11. Jadilah peka terhadap pelanggan Anda

Kita saat ini hidup di dunia di mana layanan pelanggan yang luar biasa menjadi salah satu hal paling penting dalam bisnis. Ketika seseorang menulis Anda di media sosial, segera jawab, begitu juga dengan e-mail.

Jika mereka menelepon Anda, hubungi mereka kembali. Jika mereka tidak puas dengan produk atau layanan Anda, terima komplain mereka – meskipun komplain mereka tak berdasar.

Anda juga dapat memberikan produk gratis secara berkala dan menjadi bagian dari komunitas. Buat merek Anda sebagai sebagai perusahaan yang benar-benar mencintai orang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here