Pelajari 7 Tips Investasi Reksadana ini Sebelum Membeli Unit Penyertaan

0
73

Reksadana adalah wadah dan pola pengelolaan dana/modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dalam instrumen-instrumen investasi yang tersedia di Pasar dengan cara membeli unit penyertaan reksadana.

Namun sebelum Anda ingin berinvestasi di Reksadana terlebih dulu kenali tips-tips investasi reksadana ini sebelum membeli Unit Penyertaan reksadana.

Berinvestasi dengan membeli Reksdana termasuk satu jenis investasi yang cukup mudah dengan faktor resiko kegagalan utama ditentukan oleh investor itu sendiri.

Bagi investor, tentunya harus benar-benar selektif dalam memilih reksadana sebagai bentuk investasi khususnya bagi investor pemula dalam dunia reksanana dengan tujuan investasi yang dilakukan adalah agar mendapat keuntungan yang sebesar-besarnya.

Oleh karena itu, sebaiknya perhatikan 5 tips investasi reksadana bagi pemula. Simak selengkapnya.

 

1. Kenali Jenis Investasi Reksadana

Berinvestasi tanpa mengenal instrumen investasi sama saja dengan membuang uang di tempat yang tidak perlu.

Demikian pula dalam hal ini Anda harus mengenali seluk beluk memgenai investasi reksadana.

Kumpulkan secara mendetail mengenai kelebihan serta kekurangan berinvestasi reksadana sebagaimana cara investasi saham online.

Serta kenali juga bagaimana potensi investasi ini dimasa yang akan datang, karena jika anda tidak mengenalnya dengan baik maka anda tidak akan memdapatkan informasi secara jelas mengenai apakah reksadana dan bagaimana mendapatkan keuntungan dari sana.

Untuk itu, carilah informasi lengkap mengenai jenis investasi reksadana, salah satunya adalah dengan memilih website terpercaya sebagai sumber Anda menggali informasi.

Intinya adalah jangan sampai pada saat Anda telah terjun dan memutuskan untuk memilih reksadana sebagai pilihan investasi, namun anda tidak memahami benar seluk-beluk didalamnya tentu hal tersebut sama saja dengan membuang-buang uang saja.

 

2. Pahami Cara Kerja Investasi Reksadana

Hal penting yang wajib Anda pahami dengan benar adalah bagaimana cara kerja dari investasi reksadana ini sebagaimana cara investasi emas atau investasi saham.

Berapa modal investasi, darimana asal keuntungan akan diperoleh, bagaimana caranya, apa yang harus dilakukan dan masih banyak lagi hal yang lainnya.

Dalam investasi reksadana biasanya perlu adanya diversifikasi investasi, di mana investasi akan dipecah ke beberapa instrumen. Sehingga investasi ini bukan hanya ditanamkan satu jenis Reksadana saja namun dipecah ke berbagai reksadana sesuai tingkat resiko dan keuntungan.

Reksadana biasanya terbagi dalam 3 kategori,

  1. Reksadana Resiko Rendah
    Jenis reksadana ini biasanya digunakan untuk investasi pada instrumen obligasi sehingga fluktuasi kenaikan atau penurunan harga tidak terjadi secara signifikan.Reksadana jenis ini umumnya mengalami pertumbuhan NAB yang perlahan namun stabil sehingga jenis Reksadana ini sangat cocok jika Anda ingin berinvestasi jangka panjang.
  2. Reksadana Resiko Tinggi
    Untuk jenis investasi beresiko tinggi biasanya digunakan untuk berinvestasi di pasar saham yang mana naik turunnya nilai saham bisa terjadi sangat cepat sehingga dapat menyebabkan NAB reksadana juga mengalami hal yang sama.Jenis reksadana ini cocok untuk investasi jangka pendek dan menghasilkan kenaikan NAB yang cukup tinggi.Namun perlu diperhatikan agar hanya membeli jenis Reksadana ini pada saat kondisi perekonomian nasional dan global sedang kondusif serta tidak ada gejolak krisis ekonomi.
  3. Reksadana Resiko Sedang (Campuran)
    Jenis reksadana ini sering pula disebut reksadana campuran atau reksadana dana berimbang dimana investasi yang dilakukan pada intrumen obligasi sekaligus insturmen saham.Dengan cara ini dimungkinkan dapat menjaga resiko investasi tetap terkendali serta kenaikan nilai NAB tumbuh secara terkendali pula.Reksadana jenis ini lebih cocok dipilih ketika Anda ingin berinvestasi reksadana untuk jangka menengah.

Dengan mengetahui kategori reksadana tersebut Anda bisa memilih salah satu jenis saja atau melakukan diversifikasi (memecah) investasi ke semua jenis reksadana.

Semua ini tergantung tujuan investasi yang Anda lakukan.

 

3. Tentukan Tujuan Berinvestasi Reksadana

Berinvestasi tanpa tahu tujuan ke depan sebaiknya tidak dilakukan karena hanya akan membuang waktu saja – atau uang Anda juga.

Mengingat ada beberapa jenis reksadana seperti yang telah dibahas pada poin sebelumnya maka sebagai langkah pertama sebelum membeli unit penyertaan adalah dengan mengetahui tujuan Anda berinvestasi.

Setelah mengetahui tujuan investasi , tentukan juga berapa jumla yang akan anda investasikan, kemudian pilih apakah investasi tersebut untuk jangan panjang atau jangka pendek.

Setelah semua hal diatas anda tentukan, maka tentunya anda akan memoliki pijakan dalam menentukam langkah apakah yang akan anda ambil selanjutnya.

Sebab ketika Anda memutuskan terjun dalam investas reksadana maka Anda harus mempertimbangkan resiko, keuntungan, serta segala konsekuensinya.

Bagaimanapun juga biasanya besar keuntungan tergantung tingkat resiko yang berani ditanggung investor, semakin tinggi tingkat resiko investasi biasanya semakin tinggi pula keuntungan yang bisa diperoleh.

Sebagai seorang investor harus paham betul mengenai hal ini, itulah mengapa kemudian rata-rata para investor tidak takut mengambil resiko.

 

4. Jangka Waktu Investasi

Investasi adalah soal jangka waktu sebagaimana cara berinvestasi pada saham, dalam hal ini reksadana mengenl rentang waktu dari 1-5 tahun. Tentunya waktu tersebut di tentukan oleh jenis investasi reksadana yang anda pilih.

Untuk jangka waktu kurang dari setahun, sebaiknya Anda memilih reksa dana pasar uang. Untuk investasi 1-3 tahun, Anda dapat memilih reksa dana pendapatan tetap. Untuk jangka waktu 3-5 tahun, gunakanlah reksa dana campuran.

Terakhir, untuk Anda yang menginginkan investasi jangka panjang, yakni lebih dari 5 tahun, gunakanlah reksa dana saham.

 

5. Simulasi Investasi Reksadana

Untuk lebih memahami mengenai Investasi reksadana maka berikut akan diberikan simulasi mengenai bagaimana reksadana dapat memberikan keuntungan bagi anda.

Andi memilili uang Rp 100.000 dan ingin membeli reksa dana “Bunga” senilai modalnya itu.

Pada saat Andi membeli reksa dana “Bunga” tersebut, nilai NAB per UP 1.000, maka dia akan mendapatkan:

Rp500.000/1.000 = 500 UP.

Setelah 5 bulan, ternyata NAB per UP reksa dana “Bunga” naik menjadi 1.500.

Andi kemudian memutuskan untuk menjual seluruh Unit Penyertaannya (UP), maka dia dipastikan akan untung karena nilai NAB per UP naik.

Perhitungannya adalah:

1.500 (perubahan UP) x 500 (nilai NAB dari UP awal) = Rp750.000 (hasil dari perubahan UP)

Rp750.000 (hasil dari perubahan UP) x Rp500.000 (modal) = Plus (+) Rp250.000

 

6. Pastikan Legalitas Reksadana yang Dipilih

Tidak semua perusahaan investasi memiliki izin dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Tidak sedikit perusahaan investasi yang ilegal atau beroperasi tanpa memiliki izin resmi dari OJK sebagaimana bisnis saham online.

Oleh karena itu sebagai bentuk upaya pencegahan maka sebaiknya periksa izin resmi dari perusahaan reksadana yang menawarkan investasi kepada anda. Jika memang dirasa meragukan maka anda boleh menolaknya.

Sebab, salah satu modus perusahaan investaai ilegal adalah mampu memberikan keuntungan dalam waktu yang relatif singkat.

Jika kemudian ia tidak mampu menunjukkan izin resmi perusahaan tersebut demikian maka dipastikan perusahaan tersebut merupakan investasi abal-abal.

 

7. Segera Daftarkan Diri Dalam Investasi Reksadana

Setelah mengetahui urain diatas maka tentunya anda akan dapat semakin memahami dengan jelas bagaimana dapat menghasilkan uang melalui investasi reksadana.

Jadi tunggu apa lagi jika anda telah yakin dan merasa percaya diri maka seera daftarkan diri anda dalam investasi reksadana. Jangan ada alasan takut dan ragu menginvestasikan dana kita pada instrumen keuangan. Jangan biarkan uang Anda idle padahal bisa dikembangkan dengan baik dan meraup keuntungan besar.

Itulah, 7 tips investasi reksadana bagi pemula. Tentunya akan semakin menambah keyakinan anda untuk mencoba instrumen investasi yang satu ini.

Jangan takut, selama anda memilih perusahaan investasi reksadana yang tepat dan perhitungan yang tepat maka keuntungan akan selalu bisa anda dapatkan. Selamat mencoba, semoga artikel ini dapat bermanfaat.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here